Dukung Konservasi Budaya Lokal, TIM PKM-M Jurusan PKn UNNES Sosialisasikan Batik Kapal Kandas Kudus

Dukung Konservasi Budaya Lokal, TIM PKM-M Jurusan PKn UNNES Sosialisasikan Batik Kapal Kandas Kudus

Kudus merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang dikenal sebagai kota kretek. Namun, selain terkenal akan kretek nya, Kudus juga memiliki batik khas yang tidak kalah unik dengan batik di daerah lainnya. Salah satu motif batik khas Kudus yaitu batik motif Kapal Kandas. Namun, eksistensi motif kapal kandas saat ini kurang diminati oleh generasi muda. Di Kabupaten Kudus sekarang ini hanya terdapat satu orang yang masih mempertahankan eksistensi batik motif kapal kandas sehingga motif ini butuh dilestarikan dan dikembangkan lagi.

Salah satu desa di Kudus, yaitu Desa Karangmalang, merupakan desa yang memiliki potensi untuk mengembangkan motif batik kapal kandas. Mayoritas warganya bekerja di industri batik, pakaian jadi, dan bordir. Namun, tidak semua masyarakat menyadari akan potensi yang dimiliki desa itu.

Menanggapi hal tersebut, lima Mahasiswa UNNES yang tergabung dalam tim PKM-Pengabdian Masyarakat melaksanakan kegiatan pengembangan eduwisata berbasis motif kapal kandas guna meningkatkan ketrampilan dan rasa cinta generasi muda terhadap eksistensi budaya lokal.

Disebabkan adanya pandemi Corona Virus Disease 19 saat ini, pelaksanaan semua kegiatan pengabdian dari mahasiswa terpaksa dilakukan dengan system online. Meskipun demikian, kelompok PKMM yang diketuai oleh Dony Vega ini tidak patah semangat melakukan program kegiatan mereka.

Pada tanggal 12 September 2020, Tim PKM-Pengabdian Masyarakat bersama mitra sasaran yakni, Karang Taruna Desa Karangmalang, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan secara daring sebagai salah satu tahapan dalam pembentukan desa eduwisata. Sosialisasi ini diikuti oleh 10 anggota karang taruna yang diisi dengan sesi pemaparan materi menggunakan media PowerPoint dan pelatihan membatik menggunakan media video animasi.

Program kreativitas mahasiswa ini mendapat respon yang baik dari karang taruna. Salah satu peserta sosialisasi dan pelatihan, Aris, menyampaikan harapannya, “Semoga kita sebagai generasi muda mampu untuk melestarikan batik kapal kandas,” jelasnya.

Pada kegiatan selanjutnya diharapkan, para peserta dapat membuat produk dari motif kapal kandas, seperti masker, kaos, totebag, mug, kipas, tumblr, dan sebagainya.

Sebagai bentuk dukungan tim PKM-M dalam mengembangkan kemampuan anggota karang taruna untuk membuat batik kapal kandas, tim PKM-M UNNES juga menyerahkan bantuan berupa bebrapa paket alat membatik seperti canting, kompor, wajan, dan lilin kepada Karang Taruna Desa Karangmalang. Diharapkan dengan alat tersebut, mitra dapat melanjutkan konsep yang dibuat tim UNNES untuk membangun desa eduwisata. (I_Hs)

 

Leave a Comment