Tingkatkan Sinergitas Pemerintah Dan Masyarakat, Mahasiswa PPKn UNNES 2017 Selenggarakan Webinar Kewarganegaraan

Tingkatkan Sinergitas Pemerintah Dan Masyarakat, Mahasiswa PPKn UNNES 2017 Selenggarakan Webinar Kewarganegaraan

Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Angkatan 2017 FIS UNNES menyelenggarakan kegiatan Web Seminar (Webinar) Kewarganegaraan dengan tema “Sinergisitas Pemerintah dan Masyarakat dalam Upaya Penanggulangan Pandemi Covid-19”. Webinar ini menghadirkan pemateri dari berbagai pihak diantaranya, pihak pemerintah oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ir H Ahmad Riza Patria MBA, ahli epidemiologi Universitas Indonesia Dr Pandu Riono MPH PhD, akademisi Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia Prof Dr Dasim Budimansyah MSi, serta budayawan Prie GS dengan moderator Martien Herna Susanti S Sos Msi melalui aplikasi virtual Zoom Meeting dan disiarkan langsung di Chanel Youtube PPKn UNNES 2017 pada Selasa (30/6).

Ketua panitia Webinar Kewarganegaraan Avinursoleh menyatakan bahwa kegiatan webinar ini diikuti oleh 846 peserta dari berbagai kalangan mulai dari dosen, guru, mahasiswa, serta masyarakat umum. Avi menambahkan bahwa webinar kewarganegaraan ini diselenggarakan sebagai upaya mahasiswa dalam pengembang peradaban terutama pada bidang Pancasila dan Kewarganegaraan. Noorochmat Isdaryanto SS M Si selaku pengampu Mata Kuliah Seminar PKn dalam sambutannya mengingatkan, pertama watak keilmuan PPKn adalah multi disipliner yaitu penggabungan beberapa disiplin keilmuan, pendekatannya dengan interdisipliner, yaitu pengkajian lintas disiplin keilmuan. Kedua, PPKn kajiannya berdimensi masa lalu dan masa depan. Masa lalu terkait dengan sejarah perjuangan bangsa sedangkan masa depan terkait dengan cita ideal Negara Republik Indonesia. Ketiga, keilmuan PPKn bersifat praktis progresif yaitu internalisasi kemanfaatan ilmu dalam menjawab persoalan yang semakin rumit dan kompleks, terus menerus terbentuk seiring masa depan manusia. Maka selanjutnya komunitas PPKn dituntut untuk dapat mencipta ruang-ruang publik untuk berdialog antar disiplin ilmu. Webinar Kewarganegaraan yang diselenggarakan mahasiswa PPKn 2017 membuktikan hal itu. Forum ilmiah Ini menjadi tradisi ilmiah rutin yang diselenggarakan setiap tahun, hanya saja karena pandemi Covid 19, maka seminar diselenggarakan dengan model Webinar.

Webinar Kewarganegaraan ini dibuka oleh Prof Dr Wasino M Hum selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan webinar ini. Dalam sambutannya, Prof Dr Wasino M Hum menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia, dosen, para pemateri dan peserta yang telah membahas mengenai tema yang sangat relevan dengan kondisi sekarang. Beliau menambahkan bahwa terdapat dua kunci dalam mengatasi wabah Covid-19 yakni dengan pemerintah yang tegas dan masyarakat yang disiplin.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Prof Wasino Wakil Gubernur DKI Jakarta Ir H Ahmad Riza Patria MBA menyampaikan bahwa dalam proses pencapaian penanganan Covid-19 dikarenakan peran serta seluruh warga masyarakat dan berkat kerjasama seluruh jajaran pemerintah. Selanjutnya, Prof Dr Dasim Budimansyah MSi menyampaikan pentingya PPKn dalam menanamkan nilai-nilai moral Pancasila kepada masyarakat agar dapat menangkap nilai-nilai moral tersebut terutama dalam hal kedisiplinan masyarakat dalam proses penanganan Covid-19.

Berhubungan dengan hal tersebut, disampaikan oleh Dr Pandu Riono MPH PhD bahwa dalam merespon pandemi Covid-19 harus dilakukan adanya penguatan surveilans yakni dengan cara Tes-Lacak-Isolasi, keadaan ini merupakan tanggungjawab bersama sebagai warga negara yakni dengan menerapkan 3M: Memakai Masker; Menjaga Jarak; dan Mencuci Tangan. Sebagai pemungkas acara webinar ini, Prie GS sebagai budayawan menyampaikan bahwa interpretasi publik kepada pemerintah sangat dinamis, dalam menanggapi pandemi Covid-19 diantaranya dengan menerapkan 3M diatas, namun pelaksanaannya menjadi sulit karena masyarakat yang tidak ramah terhadap kedisiplinan, sehingga karang taruna diperlukan sebagai social engineering di lingkungan masyarakat, disamping itu diperlukan adanya keteladanan dari pemerintah terkait dengan nilai kedisiplinan. (IHS)

Leave a Comment